Kembangkan Kompetensi, Pascasarjana UNBITA Kunjungi FISIPOL UGM

Oleh: Admin Pascasarjana | Tanggal: 21/05/2025 | dibaca 115 kali


Yogyakarta - Sebagai bagian dari penguatan pembelajaran berbasis pengalaman, mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Program Pascasarjana Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo melaksanakan kunjungan Studi Kepakaran ke Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk memperluas wawasan akademik mahasiswa, khususnya dalam bidang administrasi publik dan manajemen pemerintahan. Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih jauh perkembangan keilmuan administrasi publik sekaligus memahami keterkaitan antara teori yang dipelajari di ruang perkuliahan dan penerapannya dalam berbagai persoalan pemerintahan.

Studi kepakaran ini juga menjadi sarana pembelajaran di luar kampus yang memberikan pengalaman akademik berbeda bagi mahasiswa. Interaksi langsung dengan lingkungan perguruan tinggi yang memiliki pengalaman dalam pengembangan ilmu sosial dan politik diharapkan dapat memperkaya perspektif mahasiswa dalam memahami dinamika administrasi publik serta tantangan tata kelola pemerintahan di Indonesia. Dalam kunjungan tersebut, rombongan mahasiswa UNBITA disambut oleh jajaran pengelola program studi di FISIPOL UGM. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi ilmiah yang dipandu oleh dosen-dosen pakar dari UGM. Forum ini menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman akademik, sekaligus memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperdalam pemahaman terhadap berbagai isu strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Sejumlah topik menjadi pembahasan dalam diskusi tersebut, di antaranya inovasi dalam tata kelola administrasi publik, strategi reformasi birokrasi, serta penguatan kapasitas kelembagaan di era digital. Pembahasan ini relevan dengan perkembangan kebutuhan pemerintahan yang semakin menuntut tata kelola yang adaptif, efektif, dan mampu merespons perubahan lingkungan strategis.

Melalui pemaparan materi dan diskusi, mahasiswa didorong untuk melihat persoalan administrasi publik dari berbagai sudut pandang. Pemahaman terhadap inovasi pelayanan, pembaruan birokrasi, dan penguatan kelembagaan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa agar mampu menganalisis persoalan pemerintahan secara lebih komprehensif dan menghubungkannya dengan konsep-konsep akademik yang telah dipelajari.

Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Program Pascasarjana UNBITA, Misbahudin Djaba, S.AP., M.Si., menyampaikan apresiasi atas sambutan dan materi yang diberikan oleh pihak UGM. Menurutnya, kunjungan studi kepakaran tersebut merupakan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memperluas wawasan dan memperoleh pemahaman langsung dari lingkungan akademik perguruan tinggi.

“Kami berharap kegiatan ini membuka wawasan baru dan memotivasi mahasiswa untuk terus meningkatkan kapasitas akademik dan profesional mereka. Interaksi langsung dengan para pakar dan lingkungan akademik UGM menjadi bekal penting untuk mengembangkan ilmu administrasi yang adaptif dan aplikatif,” ujar Misbahudin.

Selain membahas inovasi tata kelola pemerintahan dan reformasi birokrasi, mahasiswa juga terlibat dalam diskusi mengenai kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah, peran akademisi dalam proses perumusan kebijakan, serta pendekatan partisipatif dalam pembangunan daerah. Topik-topik tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memahami pentingnya keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Antusiasme mahasiswa terlihat melalui berbagai pertanyaan dan diskusi kritis selama kegiatan berlangsung. Partisipasi aktif tersebut mencerminkan upaya mahasiswa untuk menggali pengetahuan lebih dalam, mengembangkan kemampuan berpikir analitis, serta memperluas pemahaman terhadap penerapan ilmu administrasi dalam konteks pemerintahan dan pembangunan daerah.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat pemahaman bahwa pengembangan ilmu administrasi publik tidak hanya membutuhkan penguasaan teori, tetapi juga keterbukaan terhadap pengalaman, gagasan, dan praktik yang berkembang di lingkungan akademik maupun pemerintahan. Dengan demikian, studi kepakaran menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa secara akademik dan profesional.

Rangkaian kunjungan di FISIPOL UGM diakhiri dengan sesi foto bersama dan penyerahan cenderamata sebagai simbol persahabatan serta hubungan baik antara kedua institusi. Momen tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan akademik dan membuka ruang pertukaran pengetahuan antarlembaga pendidikan tinggi.

Kunjungan ke FISIPOL UGM ini merupakan bagian dari rangkaian Studi Kepakaran mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Program Pascasarjana UNBITA Gorontalo yang juga mencakup kunjungan ke beberapa lembaga pemerintahan di Surabaya dan Yogyakarta. Rangkaian kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas pengalaman belajar melalui interaksi dengan lingkungan akademik dan institusi yang relevan dengan bidang keilmuan mereka.

Melalui pelaksanaan Studi Kepakaran ini, UNBITA Gorontalo menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran pascasarjana yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga pada pengembangan wawasan dan kemampuan analisis yang relevan dengan kebutuhan dunia nyata. Pengalaman akademik tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi serta berkontribusi terhadap peningkatan kualitas administrasi publik dan tata kelola pemerintahan.

Baca juga: