YOGYAKARTA – SURABAYA – Dalam upaya meningkatkan mutu akademik dan memperluas jejaring kerja sama ant perguruan tinggi, Program Studi Magister Ilmu Administrasi Pascasarjana Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo melaksanakan rangkaian kegiatan Studi Kepakaran pada 20–24 April 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis UNBITA dalam mendorong pengembangan institusi, memperkuat tata kelola pendidikan pascasarjana, serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Rangkaian Studi Kepakaran tersebut menyasar dua perguruan tinggi di Pulau Jawa, yakni Universitas Gadjah Mada (UGM) di Yogyakarta dan Universitas Wijaya Putra di Surabaya. Melalui kunjungan ini, delegasi UNBITA berkesempatan memperluas wawasan akademik, bertukar pengalaman, serta mempelajari berbagai praktik pengelolaan pendidikan tinggi yang dapat menjadi referensi bagi pengembangan Program Magister Ilmu Administrasi. Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kunjungan kelembagaan, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun komunikasi akademik dan menjajaki peluang kolaborasi yang berkelanjutan. Pertukaran pengetahuan ant perguruan tinggi diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan mutu pembelajaran, pengembangan kurikulum, serta penguatan pelaksanaan penelitian yang relevan dengan perkembangan ilmu administrasi dan kebutuhan masyarakat.
Perkuat Wawasan Akademik melalui Studi Kepakaran di UGM
Salah satu agenda utama dalam rangkaian kegiatan ini adalah kunjungan ke Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik (DMKP), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol), Universitas Gadjah Mada. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi delegasi UNBITA untuk berdiskusi dan bertukar perspektif dengan jajaran akademisi UGM mengenai pengelolaan program pascasarjana dan pengembangan keilmuan di bidang administrasi serta kebijakan publik. Pembahasan dalam kunjungan ini mencakup benchmarking pengelolaan pendidikan pascasarjana, pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap dinamika kebijakan publik, serta penjajakan peluang kerja sama dalam bidang penelitian dan kegiatan akademik. Melalui diskusi tersebut, UNBITA diharapkan memperoleh referensi dan masukan yang dapat dipertimbangkan dalam mengembangkan sistem pembelajaran yang semakin relevan dengan kebutuhan zaman.
Penguatan jejaring akademik dengan perguruan tinggi lain juga menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan daya saing institusi. Dengan membuka ruang pertukaran pengalaman dan pengetahuan, UNBITA berupaya memperluas perspektif pengembangan pendidikan tinggi sekaligus mendorong terciptanya lingkungan akademik yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas lulusan.
Penandatanganan Kerja Sama Strategis di Universitas Wijaya Putra
Melanjutkan rangkaian kegiatan di Jawa Timur, Tim Studi Kepakaran Program Magister Ilmu Administrasi Pascasarjana UNBITA melakukan kunjungan ke Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol), Universitas Wijaya Putra, Surabaya. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus membuka peluang kerja sama dalam pengembangan pendidikan dan kegiatan akademik. Salah satu agenda penting dalam kunjungan tersebut adalah penandatanganan kerja sama strategis antara kedua institusi. Kerja sama ini diharapkan menjadi landasan bagi pengembangan berbagai program kolaboratif yang mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sesuai dengan ruang lingkup yang disepakati oleh kedua belah pihak.
Melalui kerja sama tersebut, kedua institusi diharapkan dapat membangun sinergi dalam pengembangan keilmuan, memperluas kesempatan kolaborasi penelitian, serta mendorong pelaksanaan kegiatan akademik yang memberikan manfaat bagi dosen, mahasiswa, dan sivitas akademika. Kemitraan ant perguruan tinggi juga menjadi langkah penting dalam memperkuat pertukaran pengetahuan dan pengalaman guna menjawab berbagai tantangan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. Bagi Pascasarjana UNBITA, kerja sama kelembagaan ini merupakan peluang untuk mengembangkan jejaring akademik yang lebih luas dan berkelanjutan. Implementasi kerja sama diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pengelolaan program studi, memperkuat budaya penelitian, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi akademik yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan ilmu administrasi.
Komitmen UNBITA dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Tinggi
Pelaksanaan Studi Kepakaran ke UGM dan Universitas Wijaya Putra mencerminkan komitmen UNBITA untuk terus melakukan evaluasi dan pengembangan institusi secara berkelanjutan. Upaya peningkatan mutu akademik membutuhkan keterbukaan terhadap pengalaman dan praktik baik dari berbagai perguruan tinggi, disertai kemampuan untuk menyesuaikannya dengan karakteristik dan kebutuhan institusi.
Hasil dari rangkaian kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada pertukaran informasi maupun penandatanganan dokumen kerja sama, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program-program konkret yang memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pendidikan pascasarjana. Dengan demikian, setiap bentuk kemitraan dapat menjadi bagian dari strategi pengembangan akademik yang terarah dan berkesinambungan.
Melalui Studi Kepakaran 2026, Program Magister Ilmu Administrasi Pascasarjana UNBITA diharapkan semakin mampu memperkuat tata kelola akademik, memperluas kolaborasi penelitian, serta meningkatkan relevansi pembelajaran dengan dinamika administrasi publik dan kebutuhan masyarakat. Ke depan, UNBITA terus berupaya membangun sinergi dengan berbagai perguruan tinggi sebagai bagian dari komitmen untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, adaptif, dan berdaya saing. Langkah ini diharapkan dapat mendukung lahirnya lulusan Magister Ilmu Administrasi yang memiliki kompetensi akademik, kemampuan analitis, serta kapasitas untuk berkontribusi dalam pengembangan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di tingkat daerah maupun nasional.