Wakil Direktur Program Pascasarjana UNBITA turut menghadiri RAKARWIL LLDIKTI Wilayah XVI Tahun 2024

Oleh: Admin Pascasarjana | Tanggal: 21/05/2025 | dibaca 50 kali


Palu, 16 Oktober 2024 – Wakil Direktur Program Pascasarjana Universitas Bina Taruna (UNBITA), bersama Rektor dan Wakil Rektor, menghadiri Rapat Kerja Wilayah (RAKARWIL) Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVI yang diselenggarakan di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini mengusung tema "Penguatan Tata Kelola Perguruan Tinggi dalam Meningkatkan Mutu dan Daya Saing di Era Digital". RAKARWIL dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi dari berbagai wilayah di bawah koordinasi LLDIKTI XVI, mencakup wilayah Kalimantan dan Sulawesi.

Rektor UNBITA, dalam sambutannya, menyampaikan pentingnya sinergi antara LLDIKTI dan perguruan tinggi dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era transformasi digital. "Kami menyambut baik forum seperti ini sebagai ruang strategis untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan mutu tata kelola institusi," ujarnya.

Wakil Direktur Program Pascasarjana UNBITA juga menyampaikan bahwa kehadiran dalam forum ini menjadi kesempatan untuk menjalin kolaborasi, memperluas jejaring akademik, serta menyelaraskan arah kebijakan pendidikan pascasarjana sesuai dengan standar nasional dan global.

Selain diskusi panel dan penyampaian kebijakan dari LLDIKTI, RAKARWIL juga diisi dengan sesi evaluasi capaian kinerja serta pembahasan isu-isu strategis yang berkaitan dengan akreditasi, transformasi digital, dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dosen dan tenaga kependidikan.

Dengan partisipasi aktif UNBITA dalam forum RAKARWIL ini, diharapkan institusi semakin siap dalam menyongsong tantangan dan peluang pendidikan tinggi ke depan, khususnya dalam peningkatan mutu akademik dan tata kelola lembaga yang berkelanjutan.

Kegiatan RAKARWIL ini juga menjadi momentum penting bagi UNBITA untuk memperkuat komitmennya dalam mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), serta menyelaraskan program pascasarjana dengan kebutuhan dunia kerja dan dinamika global.

Dalam salah satu sesi diskusi kelompok, Wakil Direktur Program Pascasarjana UNBITA turut menyampaikan pandangannya terkait perlunya penguatan riset terapan dan inovasi di tingkat pascasarjana. Ia menekankan bahwa program magister dan doktoral perlu diarahkan pada penyelesaian permasalahan nyata di masyarakat, baik dalam bidang pemerintahan, industri, maupun pembangunan daerah.

"Program pascasarjana harus hadir sebagai pusat solusi. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar hasil riset dan kajian akademik benar-benar berdampak bagi pembangunan berkelanjutan," ujarnya dalam forum tersebut.

Selain menghadiri sesi pleno dan diskusi tematik, delegasi UNBITA juga menjalin komunikasi aktif dengan pimpinan perguruan tinggi lainnya untuk membuka peluang kerja sama dalam bidang tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam hal pertukaran dosen, kolaborasi penelitian, dan seminar ilmiah.

RAKARWIL LLDIKTI XVI tahun ini ditutup dengan penyusunan rekomendasi strategis yang akan menjadi acuan bersama bagi seluruh perguruan tinggi di wilayah ini dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan tinggi yang akuntabel, adaptif, dan berbasis teknologi.

Keikutsertaan UNBITA dalam agenda ini merupakan wujud nyata komitmen institusi dalam membangun pendidikan tinggi yang unggul dan relevan dengan tantangan zaman.

Baca juga: