Mahasiswa Pascasarjana Laksanakan Kunjungan Studi Kepakaran di Universitas Airlangga Surabaya

Oleh: Admin Pascasarjana | Tanggal: 21/05/2025 | dibaca 103 kali


Surabaya - Sebanyak 23 mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo melaksanakan kunjungan Studi Kepakaran ke Program Magister Kebijakan Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya. Kegiatan ini didampingi oleh Direktur Program Pascasarjana UNBITA, Dr. Lisda Van Gobel, M.PA., dan Ketua Program Studi sebagai bagian dari penguatan wawasan akademik mahasiswa. Kunjungan ini bertujuan memperluas pemahaman mahasiswa mengenai implementasi teori kebijakan publik dalam lingkungan akademik dan pemerintahan. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memperdalam pengetahuan sekaligus menghubungkan materi perkuliahan dengan perkembangan kajian kebijakan publik.

Rombongan UNBITA disambut oleh jajaran pengelola Program Magister Kebijakan Publik FISIP UNAIR. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh dosen-dosen pakar UNAIR mengenai sejumlah isu strategis, meliputi perumusan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy), analisis dampak regulasi, serta pendekatan kolaboratif dalam tata kelola kebijakan publik.

Diskusi berlangsung interaktif melalui pertukaran pengetahuan dan pandangan antara peserta dan pemateri. Pembahasan tersebut memberikan wawasan baru bagi mahasiswa mengenai pentingnya penggunaan data dan bukti dalam proses perumusan kebijakan, serta perlunya analisis yang sistematis untuk menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran. Direktur Program Pascasarjana UNBITA, Dr. Lisda Van Gobel, M.PA., menyampaikan bahwa studi kepakaran ini merupakan bagian dari upaya mempersiapkan lulusan magister yang tidak hanya memiliki penguasaan teori, tetapi juga pemahaman praktis dalam bidang kebijakan publik.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa kami dapat melihat secara langsung bagaimana proses analisis dan perumusan kebijakan dijalankan di lingkungan akademik yang mapan seperti UNAIR. Ini menjadi bekal penting untuk penguatan kapasitas mereka sebagai calon analis dan perancang kebijakan publik,” ujarnya.

Selain memperkuat wawasan akademik, kunjungan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan antara UNBITA dan UNAIR. Pembahasan mengenai peluang kolaborasi lanjutan di bidang riset, pertukaran akademik, dan pengembangan kebijakan publik turut menjadi bagian dari upaya membangun jejaring keilmuan ant perguruan tinggi.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan cenderamata antarinstitusi dan foto bersama seluruh peserta. Melalui Studi Kepakaran ini, Program Pascasarjana UNBITA Gorontalo berharap mahasiswa dapat mengembangkan kompetensi akademik dan profesional serta berkontribusi dalam pembangunan daerah dan nasional melalui perumusan kebijakan publik yang berbasis ilmu pengetahuan.

Baca juga: