Gorontalo - Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi berbasis pengakuan terhadap pembelajaran lampau melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Calon Asesor Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi dosen program pascasarjana. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Inovasi Lantai 3 UNBITA dan dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Bina Taruna Gorontalo, Direktur Pascasarjana, Wakil Direktur, serta Ketua Program Studi Magister Ilmu Administrasi. Kehadiran jajaran pimpinan tersebut menunjukkan dukungan institusi terhadap kesiapan pelaksanaan program RPL di lingkungan universitas, khususnya pada jenjang pascasarjana.
Dalam sambutannya, Rektor UNBITA menegaskan bahwa program RPL menjadi bagian strategis dalam upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, khususnya para profesional yang telah memiliki pengalaman dan kompetensi kerja, tetapi belum memiliki kualifikasi akademik yang setara. Melalui program ini, pengalaman belajar yang diperoleh dari dunia kerja maupun jalur pembelajaran lainnya dapat dipertimbangkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Melalui RPL, kita memberikan pengakuan terhadap pembelajaran yang diperoleh di luar jalur formal. Untuk itu, peran asesor sangat krusial dalam menjaga kualitas dan objektivitas proses asesmen,” ujar Rektor.
Bimtek ini bertujuan membekali para calon asesor dengan pemahaman mengenai konsep, mekanisme, dan instrumen penilaian RPL sesuai dengan pedoman Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Materi yang diberikan mencakup tahapan asesmen portofolio, teknik wawancara, serta penyusunan laporan asesmen sebagai bagian penting dalam proses penilaian kompetensi dan pengalaman belajar calon peserta RPL. Melalui pembekalan tersebut, para peserta diharapkan mampu memahami prinsip-prinsip asesmen secara menyeluruh serta menerapkannya secara objektif, transparan, dan bertanggung jawab. Kompetensi asesor menjadi salah satu aspek penting untuk memastikan bahwa pengakuan pembelajaran lampau dilaksanakan berdasarkan bukti dan standar penilaian yang sesuai.
Direktur Pascasarjana UNBITA menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan langkah awal menuju implementasi penuh RPL di lingkungan pascasarjana UNBITA. Selain itu, program ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan dunia kerja terhadap sistem pendidikan tinggi yang lebih fleksibel, inklusif, dan relevan dengan pengalaman serta kompetensi yang dimiliki masyarakat.
Kegiatan Bimtek berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, sesi diskusi, dan simulasi asesmen. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk memperdalam pemahaman sekaligus mengenali penerapan mekanisme penilaian RPL dalam praktik. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, UNBITA Gorontalo diharapkan semakin siap dalam mempersiapkan asesor RPL yang kompeten dan profesional. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen universitas dalam mendukung perluasan akses pendidikan tinggi, peningkatan mutu akademik, serta pengakuan terhadap pembelajaran sepanjang hayat di Indonesia.